Tips Memilih Pompa Submersible Sesuai Kebutuhan

Share Post:

Share on facebook
Share on linkedin
Share on email

Tips memilih pompa submersible – Pompa air merupakan alat yang sangat berperan penting untuk pendistribusian air dalam rumah. Mesin pompa air membantu memudahkan Anda dalam menyediakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebelum itu mari kita bahas apa itu pompa submersible ?

Pompa submersible adalah pompa air yang penggunaannya dicelupkan ke dalam air. Oleh karena itu, pompa ini disebut juga dengan pompa celup. Cara kerja pompa ini adalah dengan memutar impeller di dalam casing sehingga mendorong air untuk naik ke permukaan. Air tidak dapat masuk ke dalam mesin sebab casing pompa submersible dibuat tertutup rapat.

Pompa submersible punya banyak ukuran dan spesifikasi tergantung tujuan penggunaan. Tidak hanya untuk air bersih, pompa submersible juga tersedia untuk memompa air kotor. Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan pompa submersible untuk berbagai tujuan. Anda bisa menggunakannya untuk memompa akuarium, kolam, sistem drainase, irigasi, sumur bor, dan lain sebagainya.


Ada beberapa jenis mesin pompa air untuk rumah tangga seperti pompa dangkal, pompa semi jetpump, pompa jetpump dan pompa celup submersible. Kali ini yang akan kami bahas adalah tentang mesin pompa celup sumur dalam submersible pump. Mesin submersible pump ini pada aplikasinya dibenamkan atau terendam dalam sumur kemudian mendorong air ke penampungan atau langsung distribusi ke kamar mandi.

Mesin pompa submersible biasanya dipakai pada daerah-daerah yang sulit mendapat air pada aplikasi sumur dangkal atau yang masih bisa menggunakan jetpump. Di kota-kota besar seperti Jakarta juga sudah mulai banyak yang menggunakan karena dinilai lebih hemat listrik dan efisien.


Sebelum memilih pompa celup sumur dalam submersible, ada beberapa hal yang harus yang harus Anda perhatikan sebelum membeli :

Mengatuhui Kebutuhan Daya Dorong Distribusi Air

pastikan kedalaman sumber air atau sumur, permukaan air, jarak distribusi ke penampungan air anda. Untuk pendistribusian air dari sumur ke penampungan bawah, hitung jarak dari permukaan air menuju penampungan. Jika pendistribusian ke penampungan atas toren, hitung jarak dari permukaan tanah ke tandon kemudian tambahkan jarak dari permukaan air ke permukaan tanah. Pilihlah pompa dengan daya dorong sesuai kebutuhan atau diatas.


Contoh, jika Anda memiliki sumur dengan kedalaman 60 meter serta permukaan air 30-40 meter. Maka dapat di simpulkan pompa dapat di pasang pada kedalaman antara 32 sampai 59 meter.

Memastikan Diameter Casing Pipa Sumber Air

Umumnya, casing pipa sumur mesin pompa air submersible yaitu 4 inch penggunaan untuk rumah tangga. Sekarang ini juga sudah cukup banyak yang pakai ukuran 3 inch atau bahkan 5 inch.
Perhatikan ukuran pemasangan casing pada sumur bor Anda apakah 4 atau 3 inch.

Menentukan Kebutuhan Kapasitas Debit Air

menentukan kebutuhan air yang diperlukan atau digunakan dalam satu hari. Dimana untuk kapasitas debit air ini tentunya berkaitan dengan daya dorong. Prinsip sederhana nya untuk pompa yaitu, semakin besar kebutuhan dorongnya maka akan semakin kecil kapasitas yg dihasilkan.

Memilih Daya Listrik Mesin Pompa Submersible

Setelah mengetahui beberapa informasi di atas, dapat di simpulkan tipe mesin pompa submersible yg di perlukan. Daya pompa akan menyesuaikan dengan kapasitas dan daya dorong bedasarkan tipe yang telah di tentukan. Semakin besar daya listrik maka semakin besar pula daya dorong dan kapasitas yang dihasilkan. Jadi sebelum membeli, pastikan listrik Anda cukup untuk menampung beban listrik kebutuhan pompa.

Nahh setelah membaca artikel ini sekarang sudah tau kan tips memilih pompa sumbersible sesuai kebutuhan anda jadi gak kawatir lagi dalam memilih pompa.


Stay Connected

More Updates