Check Valve itu apa sih? pasti masih banyak yang bertanya-tanya kan?
Valve merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah instalasi fire hydrant. Valve sendiri terdiri dari jenis dan type yang berbeda-beda. Untuk rangkaian di sebuah rumah pompa sendiri terdapat beberapa jenis valve yang wajib terpasang. Salah satunya yaitu Check Valve.
Pengertian Check Valve itu sendiri adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengatur cairan hanya mengalir ke satu arah saja dan mencegah aliran ke arah sebaliknya (backflow). Check Valve tidak menggunakan tuas untuk mengatur aliran (membuka dan menutup), tapi menggunakan gravitasi dan tekanan dari aliran itu sendiri. Karena fungsinya yang dapat mencegah aliran balik (backflow) Check Valve sering digunakan sebagai pengaman dalam sistem perpipaan di sebuah rangkaian hydrant.
Apa Itu Check Valve?
Check Valve dari AVK merupakan alat yang tangguh sesuai standar En 1074. Untuk air minum dan cairan netral hingga maks 70 derajat celcius.
Fungsi Check Valve
Udah tau belum fungsi check valve itu apa saja? Beberapa fungsi Check Valve di antaranya yaitu:
Mencegah Arus Balik
Aliran balik dapat merusak suatu alat maupun sistem. Misalnya saja pada berbagai saluran yang umum digunakan sehari-hari mulai dari saluran air, gas, hingga uap. Pembalikan arah fluida juga akan membuat sistem menjadi tidak efisien atau malah gagal total.
Menurunkan Tekanan
Meskipun bukan fungsi utamanya, namun keberadaan tipe katup ini juga bisa membantu menurunkan tekanan. Selain karena strukturnya di tengah saluran, fluida yang bergerak cepat juga akan tertahan beberapa saat sebelum bisa membuka katup tersebut.
Mencegah Kontaminasi
Check valve juga berfungsi untuk mencegah kontaminasi yang tidak diinginkan. Contohnya saja pada sistem saluran air rumahan di mana air kotor seperti bekas cucian bisa dicegah mengalir ke area air bersih dengan katup ini.
Jenis-jenis Valve
Valve juga bisa dibagi menjadi beberapa jenis, yuk simak yukk!!
Spring Loaded In-line
Spring Loaded In-line adalah salah satu non return valve dengan desain paling sederhana dan mudah digunakan. Katup menggunakan pegas yang akan bergerak ke depan dan ke belakang akibat pengaruh tekanan masuk dan keluar.
Ball Check Valve
mempunyai kemampuan self cleaning dengan lubang penuh. Bola berputar selama operasi menghilangkan risiko kotoran tersangkut pada bola. Lubang penuh dan halus memastikan aliran penuh dengan kehilangan tekanan rendah dan menghilangkan risiko endapan di bagian bawah. Ball Check Valve AVK tersedia dengan flensa dan ulir internal. Mereka dikirimkan dengan bola berjajar NBR sebagai standar dan secara opsional dengan bola poliuretan yang tersedia dalam berbagai bobot.

Swing Check Valve
Dilengkapi dengan kursi logam dan tahan banting. Dipasang di aplikasi pemompaan untuk mencegah aliran balik mereka dapat digunakan untuk air minum serta air limbah. Disk terhubung ke poros melalui semak fleksibel yang memungkinkan disk dan dudukan valve untuk menyesuaikan dengan tepat. Semua bagian interior terbuat dari baja tahan karat atau dilapisi dengan epoksi atau EPDM yang disetujui air minum. Valve seri 41 tersedia dengan busing tertutup atau ujung poros yang menonjol di mana tuas dengan pemberat atau pegas dapat dipasang untuk mengurangi lonjakan tekanan.

Wafer Check Valve
Tipe katup ini memanfaatkan struktur lingkaran yang bisa dilipat ke belakang. Ketika aliran datang, lingkaran tersebut akan tertekuk ke belakang sehingga membuka jalan bagi fluida.
Foot Valve
Tipe check valve ini menggunakan semacam saringan di bagian bawah. Penggunaan saringan tersebut didesain untuk menyaring debu pada saluran fluida agar lebih bersih.
Diaphragm Non-Return Valve
Diaphragma non return valve adalah jenis katup yang umumnya memanfaatkan struktur diafragma yang terbuat dari bahan karet. Tatkala tekanan masuk meningkat, diafragma akan menjadi lentur sehingga saluran yang bisa dilewati fluida bertambah luas.
Spring Loaded Y
Spring Loaded Y adalah jenis katup yang sebenarnya menyerupai spring loaded In-line. Hanya saja, desain tipe ini lebih kompleks dengan dua saluran di mana pegas terletak di sisi yang menyamping ke atas.
Lift Retention Valve
Lift retention valve secara sekilas menyerupai spring loaded Y. Namun pada tipe ini, pegas tidak diposisikan miring, melainkan lurus dari pangkalnya di bagian atas. Ketika aliran dibuka, fluida akan mendorong katup ini naik sehingga aliran menjadi lancar.



